KLATEN – Kapolres Klaten E-Sport Cup IV resmi dibuka sebagai wadah pembinaan bakat dan pengembangan karakter generasi muda. Turnamen Free Fire yang diikuti 288 peserta dari 72 tim tersebut menjadi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan minat dan potensi secara kreatif, kompetitif, serta produktif, Minggu (7/6/2026).
Perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin pesat telah menjadikan e-sport tidak lagi sekadar sarana hiburan. Dunia e-sport kini berkembang menjadi wadah pembinaan kemampuan, pengembangan diri, sekaligus ajang untuk meraih prestasi. Melalui turnamen ini, Polres Klaten ingin menghadirkan ruang positif bagi generasi muda agar mampu berkembang secara sehat dan berdaya saing.
“Turnamen ini merupakan langkah positif untuk menyalurkan minat dan potensi generasi muda.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Kapolres menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen Free Fire tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan digital, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas. Kompetisi juga menjadi sarana bagi peserta untuk belajar, menambah pengalaman, serta terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
“Jadikan setiap pertandingan sebagai ruang untuk mengasah kemampuan dan membangun mental juara.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Selain mendorong lahirnya prestasi, Polres Klaten juga memanfaatkan turnamen ini sebagai sarana edukasi kepada generasi muda agar turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Generasi muda yang berprestasi, menurut Kapolres, harus dibarengi dengan kepedulian terhadap lingkungan, kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, serta ketaatan terhadap aturan, termasuk dalam berlalu lintas.
“Hindari penggunaan knalpot brong maupun perilaku lain yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak semata diukur dari kemenangan yang diraih. Sikap, karakter, sportivitas, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang merupakan nilai yang jauh lebih penting dalam membentuk pribadi yang unggul.
“Menang maupun kalah adalah bagian dari pertandingan.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Melalui Kapolres Klaten E-Sport Cup IV, Polres Klaten berharap dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban masyarakat. Turnamen yang mempertemukan 72 tim Free Fire tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa perkembangan dunia digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan yang positif untuk mencetak talenta-talenta muda yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.



